BUWiTpz8GpMlGSz5BUz8GUA7BA==

Direktur RSUD Cibabat dr. Jefri Siap Lakukan Evaluasi Total Sistem Perparkiran

Walikota Cimahi bersama Jajaran Pemerintahan dan ditrektur Rumah Sakit Umum (RSUD) Cibabat Foto bersama.  
Sorot Peristiwa.id

Cimahi – Fasilitas perparkiran di rumah sakit memegang peran yang jauh lebih krusial dan kompleks dibandingkan dengan area parkir di pusat perbelanjaan atau gedung perkantoran. Di rumah sakit, parkir bukan sekadar urusan "menitipkan kendaraan", melainkan bagian dari sentra pelayanan kesehatan terpadu yang memengaruhi psikologis dan keselamatan pasien.

Sebagai gerbang utama pelayanan, area parkir rumah sakit berdampak pada kecepatan akses kegawatdaruratan (golden hour), terutama untuk aksesibilitas ambulans dan pasien kritis menuju UGD/IGD.

Walikota Cimahi Ngatiyana menegaskan, bahwa pengelolaan fasilitas parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan sarana krusial yang harus berfungsi optimal demi menunjang keselamatan dan pelayanan masyarakat.

Dalam arahannya, Walikota menginstruksikan jajaran manajemen di bawah kepemimpinan dr. Jeffry Iman Gurnadi untuk menjadikan catatan serta kendala masa lalu sebagai rapor evaluasi mendasar."Kepengelolaan parkir RSUD Cibabat menjadi kebutuhan sarana yang harus ada. Ke depan, sistem perparkiran ini harus jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Jadikan pengalaman tahun sebelumnya sebagai bahan evaluasi total untuk memenuhi kebutuhan rumah sakit," tutur Walikota.

Menindaklanjuti hal tersebut, dr. Jefri beserta jajaran manajemen RSUD Cibabat akan segera merumuskan langkah konkret. Pembenahan difokuskan pada efisiensi waktu masuk-keluar kendaraan, penataan zonasi parkir antara staf dan pengunjung, hingga peningkatan aspek keamanan demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan prima sejak pertama kali memasuki area rumah sakit

dr. Jefri, menyatakan kesiapannya untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem perparkiran di lingkungan rumah sakit. Pihak manajemen berkomitmen penuh untuk membenahi tata kelola agar jauh lebih rapi, aman, dan nyaman dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. terangnya, Rabu (3/6/26)

Dalam dunia medis, dikenal istilah golden hour, yaitu masa-masa kritis di mana pasien darurat harus segera mendapatkan penanganan. Aksesibilitas UGD/IGD dengan area parkir yang buruk dan macet dapat menghalangi laju ambulans atau kendaraan pribadi yang membawa pasien kritis.

Selain itu, pengaruh psikologis terhadap pasien dan keluarga sebagai pengunjung rumah sakit mayoritas berada dalam kondisi stres, cemas, atau panik. Kesulitan mencari tempat parkir (berputar-putar terlalu lama) dapat meningkatkan kortisol (hormon stres) pasien maupun keluarga yang mengantar. 

Pembenahan parkir di RSUD seperti yang diinstruksikan Walikota bukan sekadar pemenuhan fasilitas fisik, melainkan investasi pada mutu pelayanan kesehatan. Sistem perparkiran yang modern  berbasis digital/smart parking akan langsung berdampak pada efisiensi waktu penanganan medis dan kenyamanan publik. (Ibra

Komentar0

Type above and press Enter to search.