BUWiTpz8GpMlGSz5BUz8GUA7BA==

PWI Jabar Dorong Sertifikasi Wartawan Profesionalisme dan Kepastian Hukum

Para Penguji berfoto bersama Adi Komar  Perwakilan Gubernur Jawa Barat. Foto/Ibra
Sorot Peristiwa.id, Bandung – Pada kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Provinsi Jawa Barat yang di gelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jabar, telah menghasilkan 76 peserta kompeten di tiga angkatan yakni, 74,75 dan 76.

Sebelumnya peserta terdaftar ada 92 orang, namun ketika regristrasi pertama peserta tidak hadir 11 orang. Jadi terhitung total 81 orang. Dan setelah dilakukan Uji Kompetensi selama dua hari pada tanggal 24-25 Juni, peserta yang belum kompeten, 5 orang.

Sukses gelar di Bandung, PWI Jabar akan menggelar kegiatan yang sama di daerah Majalengka Jawa Barat. Hal ini di lakukan guna mendorong percepatan sertifikasi wartawan sebagai langkah strategis meningkatkan profesionalisme, kredibilitas, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi insan pers.

Dorongan tersebut di kemukakan oleh Adi Komar, S.STP., M.Tr.A.P., perwakilan Gubernur Jawa Barat yang sekaligus membuka Kegiatan UKW angkatan 74.75&76 di Gor Wartawan PWI Provinsi Jabar.

Ia menilai PWI memiliki peran penting memfasilitasi generasi muda yang berminat di bidang jurnalistik. “Ada kebutuhan anak-anak muda yang bisa difasilitasi oleh PWI, sehingga saya ikut mendorong hal itu,” ujar Adi Komar di hadapan peserta.

Turut hadir jajaran pengurus PWI Pusat dan PWI Jabar. Sertifikasi Bukan Sekadar Kartu terang Plt. Ketua PWI Jawa Barat, H. Yomanius Untung, S.Pd., dirinya menegaskan sertifikasi saat ini sudah menjadi kebutuhan, bukan lagi formalitas administratif.

“Ini bukan soal kartu, tetapi soal pengakuan kompetensi dan pengetahuan. Pengalaman 25 tahun saya, sejak jadi anggota DPRD Jabar, melihat sertifikasi itu penting karena punya aspek hukum dan regulasi resmi,” tegas Yomanius.    

Menurutnya, sertifikasi berfungsi meng-upgrade kapasitas wartawan, sama seperti guru yang terus belajar meningkatkan kualitas. “Sertifikasi memberikan legalitas sebagai pengetahuan, sekaligus mendorong wartawan selalu mengaktifkan informasi dan memperdalam wawasan,” katanya. 24 Juni 2026

Menjaga Etika dan Akurasi

Yomanius juga menyoroti aspek etika jurnalistik. Ia mengingatkan masih ada pemberitaan yang terbit sebelum konfirmasi dilakukan. “Kadang berita sudah ada sebelum rapat pengambilan keputusan.

Salah satu meja No.15 tengah jenjang Madya mengikuti Mata Uji Materi persama Pimpinan Redaksi. Foto/Ibra
Itu tidak akurat. Sertifikasi membantu wartawan memahami etika dan metode jurnalistik yang benar,” jelasnya. Mengutip pesan Ketua PWI Pusat, Yomanius menyampaikan negara memberikan hak kepada wartawan yang memenuhi kriteria tertentu, termasuk akomodasi dan dukungan profesi.

“Kalau dia memenuhi kriteria, dia akan mendapatkan sertifikasi dan hak dari negara. Itu bentuk kepercayaan kepada wartawan profesional,” ujarnya.

Kegiatan di Gor Wartawan PWI Jabar ini diharapkan menjadi momentum bagi wartawan Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas, memperkuat integritas, dan menjaga kepercayaan publik melalui pemberitaan yang akurat dan bertanggung jawab. (Ibra)

Komentar0

Type above and press Enter to search.