![]() |
| DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Cimahi resmi ajukan surat permohonan audiensi kepada Wali Kota Cimahi. Foto/Ist |
Kota Cimahi – DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Cimahi resmi mengajukan surat permohonan audiensi kepada Wali Kota Cimahi, Jumat 26/6/2026. Pertemuan direncanakan akan menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat yang dihimpun langsung dari tingkat Dewan Pimpinan Ranting (DPRT).
Wakil Ketua I DPD PSI Kota Cimahi, Ramli Simbolon, menegaskan audiensi ini merupakan langkah politik partai untuk mengawal suara warga. “Ini sikap dan langkah politik kami.
Kami arahkan pengurus DPRT turun langsung ke rakyat, dengarkan aspirasinya. Kami di sini hanya penyambung lidah masyarakat,” ujar Ramli usai menyerahkan surat ke Bagian Umum Sekda Pemkot Cimahi. Dua Isu Utama yang Akan Dibawa PSI:Realisasi Janji Kampanye Kepala Daerah.
PSI menyoroti janji yang sudah termuat di RPJMD namun belum dirasakan dampaknya secara merata oleh masyarakat Cimahi.
“Masyarakat menuntut dan mempertanyakan melalui kami janji kampanye yang pernah dijanjikan,” kata Ramli. Klarifikasi Isu SKPDPSI akan meminta penjelasan resmi terkait dugaan pengondisian proyek di DPKP dan OPD lain yang kini ramai di media sosial. “Informasinya masih sebatas dugaan.
Kami ingin memastikan benar atau tidak. Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari Pak Wali,” tegasnya. PSI mendorong Wali Kota bersikap tegas agar ASN bisa bekerja profesional tanpa terganggu isu.
Selain itu, PSI juga akan menyampaikan evaluasi kualitas pelayanan publik, kinerja ASN, serta sektor UMKM, kesehatan, dan pendidikan yang dinilai perlu ditingkatkan.Surat permohonan audiensi telah diterima Pemkot.
PSI kini menunggu jadwal resmi pertemuan. “Kami berharap ini jadi ruang dialog terbuka, agar pertanyaan publik dijawab langsung agar tidak menimbulkan spekulasi,” pungkas Ramli. (Ibra)

Komentar0