BUWiTpz8GpMlGSz5BUz8GUA7BA==

Pasca Angin Kencang, Kendaraan Roda Dua dan Empat Rusak Tertimpa Pohon

Salah satu mobil tertimpa pohon di jl. Demang Hardja Kesumah

Sorotperistiwa.id

Kota Cimahi - Sejumlah bangunan serta pohon tumbang imbas angin kencang yang menimpa beberapa kawasan di Kota Cimahi. Dari rekaman video milik warga melalui Handphone memperlihatkan, bila angin kencang datang dari arah barat, tepatnya padalarang Kabupaten Bandung Barat.

Rekaman video yang dikirim ke meja Redaksi Sorotperistiwa.id memperlihatkan adanya gumpalan awan gelap yang diikuti tiupan angin kencang dengan membawa material seng dan lainnya melintasi kawasan Pasar Atas, Sangkuriang, Margamulya, Ciawitali serta kawasan komplek Perkantoran Kota Cimahi   

Peristiwa terjadi pkl 16:00 Wib, mengakibatkan banyaknya pohon yang tumbang di Kawasan Jl. Demang Hardja Kesumah. Tidak hanya pohon, beberapa kendaraan roda dua dan empat serta gerobak jualan ikut rusak akibat hantaman pohon tumbang. Jumat (06/03/26) 

Hingga berita ini diturunkan belum ada perkembangan informasi yang menyatakan adanya korban jiwa, sementara dampak kerusakan yang menimpa sejumlah gerobak jualan para pedagang mengalami kerugian puluhan juta rupiah.  

Pasca tumbangnya pohon di kawasan Jl. Demang Hardja Kesumah juga melumpuhkan arus kendaraan di kawasan Bunderan Pemkot Cimahi. Kemacetan juga terlihat di sepanjang jalan Leuwidadap Cibabat yang mengarah ke Margamulya Cimahi Tengah.  

Penanganan lalu lintas aparat kepolisian akhirnya dapat mengurai kelumpuhan ruas jalan kawasaan Jl Demang dan sekitarnya. Sementara petugas BPBD Kota Cimahi di bantu Satpol PP turut membantu menangani paska peristiwa angin kencang. 

Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi kondisi cuaca terlebih angin kencang di wilayah Kota Cimahi memiliki instenitas hujan dan angin. BMKG terus mengingatkan agar masyarakat tetap selalu waspada dengan cuaca ekstrem yang tiba-tiba muncul tanpa kita prediksi. 

Dalam rilisnya BMKG meminta peningkatkan kewaspadaan terhadap risiko cuaca yang rata-rata di jawa barat masih mengalami cuaca buruk. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, saat menghadiri Apel Nasional Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Kamis (5/3/2026).

Apel nasional tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengantisipasi serta menanggulangi potensi ekstrem, khususnya di wilayah rawan di sejumlah Provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan dan penanganan Cuaca di Indonesia. (One)   

Komentar0

Type above and press Enter to search.