BUWiTpz8GpMlGSz5BUz8GUA7BA==

Lawatan Dunia, Indonesia Tampil di Kancah Internasional

Lawatan Dunia, Indonesia Tampil di Kancah Internasional
Sekretaris Negara Teddy Indra Jaya. Foto:Istimewan 

Sorot Dunia |Indonesia memiliki prinsip berbeda dengan negara lain di dunia. Sebagai negara Non-Blok, Indonesia memiliki pandangan independen yang tidak berpihak pada blok-blok kekuasaan tertentu. Dalam lawatannya ke berbagai negara, Presiden Indonesia, Prabowo Subianto mengambil sikap netral dimanapun ia berpidato. 

Aktif dalam Gerakan Non-Blok (GNB) sejak 1961, Indonesia memegang teguh prinsip kedaulatan dan integritas wilayah, serta tidak mau intervensi terhadap urusan internal negara lain. Kepiawaian Prabowo dalam menyampaikan pidato didepan para pemimpin dunia tumbuh menjadi nilai kepercayaan.

Tidak tangung - tangung, melalui lawatan ke mancanegara, Prabowo berhasil memboyong kesepakatan kerjasama di berbagai sektor. Salah satunya negara Eropa yakni Ingris dengan nilai investasi 90 triliun.  

Dikutip dari Seskab.co.id Presiden Prabowo telah menjalin kesepakatan kerjasama dengan komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling, dengan nilai rupiah sekitar 90 triliun. Hal lain Indonesia akan ada kerja sama maritim, serta pembuatan 1582 kapal nelayan. Terang Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Teddy Indra Wijaya melalui link Pers Setkab. 

“ Ada komitmen investasi sebesar 4 miliar poundsterling, jika dirupiahkan nilainya 90 triliun, Kemudian akan ada kerja sama di bidang maritim, serta perakitan 1582 kapal nelayan” Ujar Teddy kepada Media. Rabu (21/01/2026).

Yang menarik, semua kapal nantinya akan mempekerjakan 600 ribu orang, danakan di produksi di Indonesia dengan pembagian 30 ribu untuk awak kapalnya, dan 400 ribu untuk produksinya. Kemudian nanti ada 170 ribu multiplier effect. Tambah Teddy.

Presiden Prabowo juga bertemu dengan 24 profesor dari 24 Universitas top di Inggris Raya, seperti: King’s College, Oxford University, Imperial College, Edinburgh serta 20 Universitas lainnya. Yang Intinya akan ada kerja sama dibidang pendidikan. 

Lanjut Teddy, Presiden ingin membuat sepuluh kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran. Kemudian, sains, teknologi, engineering, and mathematics itu nanti beliau akan buat di Indonesia, harapannya dengan profesor-profesor top university di Inggris akan ada kerja sama, sekaligus penambahan mahasiswa yang kuliah disini Ingris, kemudian juga pembuatan kampus baru, pertukaran dosen. tutupnya

Presiden bertemu dengan Raja Charles ketiga, keduanya membahas ekosistem serta komitmen akan ada kerja sama dari Inggris untuk membantu Indonesia dalam memperbaiki ekosistem dan memperindah pemulihan 57 taman nasional di Indonesia. Dan Indonesia sekarang ini baru ada Taman Nasional di Way Kambas terkait Gajah, juga ada di Pusengan, Aceh. Dan itu tanah milik Prabowo, yang beberapa tahun lalu beliau berikan ke negara untuk dikelola oleh WWF untuk konservasi gajah.

Saat di Davos, Presiden Prabowo berbicara tentang World Economic Forum yang dihadiri lebih dari 65 kepala negara dan pemerintahan, serta lebih dari 1000 CEO besar perusahaan di dunia.

Di Forum, Prabowo berbicara konsep-konsep ekonomi yang beliau pikirkan dan sudah beliau terapkan selama beliau sebelum menjadi presiden, sejak menjadi presiden, dan hingga sekarang. Dan beliau akan menceritakan hasil-hasil yang sudah pemerintah capai dalam satu tahun ini, oke. Dan itu beliau sebut dengan Prabowonomics. Ucap Teddy.

Indonesia juga berperan aktif dalam ASEAN dan PBB, serta mempromosikan diplomasi dan kerja sama multilateral untuk menyelesaikan isu-isu global. 

Sebagai negara yang menganut tatanan demokrasi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, Indonesia memiliki sistem presidensial, di mana Presiden berperan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan. (One) *

Komentar0

Type above and press Enter to search.